MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Desa Wisata Ugar di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat memiliki pesona bahari yang menakjubkan.
Di desa wisata ini memiliki potensi wisata bahari yang menyajikan perpaduan lanskap gugusan pulau-pulau kecil, langit biru, dan hutan hujan tropis. Sehingga berhasil masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
Selain itu, Kampung Ugar memiliki kawasan perairan dan daratan yang menawan, pantainya berpasir putih dengan pohon kelapa berjejer di tepian.
"Sepanjang perjalanan menuju Kampung Ugar, mata kita dimanjakan dengan pemandangan yang indah, dan juga atraksi budaya yang luar biasa," katanya dalam keterangan resminya.
Sandiaga juga mengimbau, agar keindahan desa wisata ini terus dikembangakn lebih baik. Sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan untuk datang langsung mengunjungi, di mana kawasan ini dikenal dengan wisata baharinya.
"Untuk itu Kampung Ugar harus dikembangkan sebagai destinasi wisata," ujarnya.
Menariknya lagi, masyarakat setempat masih terus mempertahankan arsitektur masjid, berupa perpaduan bentuk gereja dan masjid. Perpaduan ini terlihat sebagai perwujudan kuatnya toleransi antar agama di Kabupaten Fakfak.
Di mana penduduk di Kampung Ugar mayoritas beragama Islam. Permukiman berbentuk memanjang di jalan kampung dengan ikon masjid berkubah. Sebagian besar penduduk Kampung Ugar berprofesi sebagai nelayan.