KONDISI lingkungan serta kegiatan kita dalam sehari memang membuat rambut kita kerap kotor dan harus dibersihkan tiap hari. Pasalnya, ketika kulit kepala kotor maka akan menimbulkan rasa gatal yang tidak nyaman dan berujung pada ketombe.
Oleh karena itu, mencuci rambut atau yang biasa disebut sebagai keramas memang kerap dilakukan untuk mencegah kotoran. Pakar perawatan kulit PT Paragon Technology & Innovation, Meti Fatmawati, menyebut kegiatan keramas semestinya berlangsung 3-5 menit agar tidak terdapat sisa partikel yang menyebabkan kulit kepala gatal.
"Jika keramas terlalu lama, banyak partikel yang dapat mengendap di rambut. Jika partikel itu terlalu lama bertahan di rambut, justru rambut akan lepek," kata Meti seperti dilansir dari Antara.

Meti juga menyarankan frekuensi keramas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rambut orang. Begitupula, pemijatan lembut untuk menguatkan akar rambut.
Pembilasan rambut, lanjut Meti, perlu dipastikan secara menyeluruh agar busa sampo tidak tertinggal di rambut. Busa sampo menyebabkan rambut lepek dan kulit kepala terasa gatal.
"Selepas keramas, pembilasan harus sempurna. Jadi, penyebab rambut lepek atau kadang ada putih-putih itu berasal dari residu atau busa sampo yang belum dibilas. Sisa busa itu menumpuk dan menyebabkan gatal," kata Meti.
"Kadang pakai sampo beberapa hari masih ada putih-putih. Itu belum tentu ketombe. Pembentukan ketombe enggak terjadi secara cepat. Jadi, pastikan busa ketika keramas tidak ada lagi di rambut," ujarnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.