PERILAKU wisatawan atau turis kadang membuat jengkel warga lokal akibat kurangnya etika, sopan santun, bahkan ketidaktahuannya akan adat budaya serta norma di tempat yang mereka kunjungi. Sikap seperti itu justru mengundangan kebencian dan rasa tidak hormat.
Akademisi Ismail Shaheer dan Neil Carr menganalisis komentar dari forum online Reddit yang mengeluh tentang “perilaku menyimpang" wisatawan untuk melihat apa saja yang paling mengganggu orang.
Pasangan ini berharap temuan mereka dapat membantu membentuk kebijakan yang akan menciptakan "koeksistensi damai" antara penduduk lokal dan wisatawan di masa depan.
Dari komentar yang dianalisa oleh keduanya, ditemukan ada 13 jenis perilaku kasar turis yang dimasukkan dalam laporan dan kemudian diterbitkan dalam sebuah artikel di International Journal of Tourism Research.
Berikut lima besar perilaku buruk turis yang sangat dibenci penduduk lokal berdasarkan artikel International Journal of Tourism sebagaimana dilansir dari The Sun, Senin (10/10/2022) :
Tidak Menghormati Budaya Setempat
Mendatangi suatu tempat di negara lain sama dengan mengenal budaya baru yang harus selalu siap kita hadapi. Mereka yang tidak siap, cenderung akan mengabaikan dan bertindak tidak sopan dengan segala larangan norma budaya yang ada.
Salah satu contoh saat orang-orang mengunjungi Ground Zero di New York, sebuah tempat tragedi menara kembar disana. Mereka menjadikan tempat itu sebagai tujuan wisata mereka, alih-alih sebagai tempat memberi penghormatan bagi para korban.
Maka dari itu pelajarilah hal-hal apa saja yang tidak boleh Anda lakukan sebelum pergi ketempat yang Anda tuju. Hal ini juga didukung oleh Ismael dan Neil. Mereka merekomendasikan untuk mendidik diri sebelum pergi ke mana pun.
Pengganggu
Wisatawan seperti ini dapat digolongkan sebagai orang yang mengganggu rutinitas warga setempat. Hal ini sebagai efek samping dari “over-tourism”, yaitu sebuah kondisi makin banyaknya masyarakat setempat yang terganggu akibat melonjaknya jumlah wisatawan.
Sebagai contoh juga dari seorang warga London yang kesal karena para wisatawan yang mengunjungi gereja Katedral St Paul, hanya berjalan-jalan dan berfoto selfie selama kebaktian.