7. Menara Shanghai, China
Menara Shanghai memiliki 200 turbin angin yang berputar di puncak menara, dan menjadi turbin tertinggi di dunia. Turbin tersebut menghasilkan sekitar 10 persen listrik gedung.
Menara dengan tinggi 632 m ini memiliki fasilitas mengumpulkan air hujan dan menggunakan kembali air limbah, memiliki sistem daya pendinginan dan pemanas gabungan, dan menggunakan 40 langkah hemat energi lainnya yang menurut pengembang mengurangi 34.000 metrik ton jejak karbon per tahun.
8. Wuhan Greenland Center, China
Wuhan Greenland Center di Wuhan, China ini memiliki 120 lantai, menara serba guna yang akan memiliki luas lantai 300.000 meter². Menara dengan tinggi 636 m ini mencakup ruang hunian seluas 50.000 meter² dan hotel Ritz Carlton seluas 45.000 meter².

9. Burj Khalifa, Dubai
Burj Khalifa memiliki ketinggian tertinggi 828 meter dan lebih dari 160 lantai. Menara ini memiliki beragam penghargaan, antara lain:
• Gedung tertinggi di dunia hingga 2019
• Struktur berdiri bebas tertinggi di dunia
• Lantai yang diduduki tertinggi di dunia
• Dek observasi luar ruangan tertinggi di dunia
10. Jeddah Tower, Arab Saudi
Menara Jeddah atau Jeddah Tower menjadi permata mahkota Kota Ekonomi Jeddah, sebuah proyek komersial dan perumahan seluas 5,3 juta meter², yang akan menampilkan rumah, hotel, dan kantor, serta tempat-tempat wisata.
Kompleks ini memiliki luas kotor 243.866 meter² di atas lantai. Menara dengan tinggi 1.000 meter ini juga memiliki dek observasi tertinggi di dunia dengan ketinggian 2.178 kaki atau 664m di atas permukaan tanah dengan platform luar ruangan seluas 5.382 kaki persegi.
Demikian 10 menara tertinggi di dunia tahun 2022 yang paling rendah berkisar 500 meter.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.