DI sini tidak ada perbedaan, kalaupun ada, hanya beda warna. Kalimat itu terus digaungkan kala para supporter mulai memadati Pintu 1 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (2/10/2022).
Para supporter lintas klub, lintas usia, lintas generasi menghadiri Malam 1.000 Lilin yang diinisiasi oleh Kelompok suporter Timnas Indonesia Ultas Garuda.

Dalam acara itu, para supporter juga menabur bunga dan memanjatkan doa sebagai bentuk belasungkawa atas insiden di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022). Tak lagi membawa nama klub kebanggaan, mereka kompak bersatu muncul sebagai suporter Indonesia.
Jika warna sebagai simbol klub kebanggaan yang selama ini selalu dimunculkan, kini warna itu tak berarti apa-apa. Tidak mencirikan identitas klub apapun.