Pangeran Harry sendiri sebenarnya sudah menjalani terapi sendiri. Namun Pemberton mengkhawatirkan akan terjadi pengasihanan diri sendiri jika hanya dilakukan oleh satu orang. Maka dari itu, ia menganjurkan adanya terapi kelompok.
"Untuk dapat move on, akan sangat membantu jika Anda duduk dan mencoba memahami apa yang terjadi di antara individu-individu tersebut, daripada hanya berfokus pada perasaan satu orang. Ini melibatkan mendapatkan kedua belah pihak di ruangan yang sama," ungkap Pemberton lagi.
Diharapkan dengan melakukan terapi kelompok ini membuat semua pihak bisa saling memahami satu sama lain. Dan Pangeran Harry dan Pangeran William kembali merasakan kehangatan hubungan kakak-adik.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.