PELAKSANAAN Formula One (F1) Grand Prix Singapura diprediksi akan dihadiri oleh pengunjung dengan jumlah yang jauh lebih banyak daripada balapan pertama tahun 2008 silam.
Negara ini siap menjadi tuan rumah acara kelas dunia tersebut setelah pandemi COVID-19.
Seperti yang dilansir dari Travel Daily, Kamis (15/09/2022), menurut dewan pariwisata, setelah sebagian besar pembatasan COVID-19 dicabut, kedatangan wisatawan ke Singapura pada Juli menjadi 726.601, naik dari 543.733 pada Juni 2022.
Sojern, penyedia terkemuka solusi pemasaran digital untuk perjalanan, berbagi tren perjalanan menjelang kembalinya Grand Prix pertama dalam tiga tahun.
Pemesanan penerbangan global ke Singapura naik 305% sejak awal 2022. Pemesanan meningkat dari 13% menjadi 50% dari level 2019.

Menjelang ajang F1, Oceania, terutama Australia, menunjukkan minat terbesar dalam perjalanan ke Singapura, yakni naik 17% pada tahun 2022 dibandingkan 2019.
Australia mempertahankan posisinya sebagai negara asal teratas Singapura pada tahun 2022, disusul India (10%), Filipina (+5%), Indonesia (4%), Amerika Serikat (8%), dan Thailand (6%).
Kurang dari sebulan jelang gelaran Grand Prix Singapura, popularitas penerbangan memuncak pada hari Kamis, sementara pemesanan hotel naik menjelang akhir pekan.
Waktu tunggu pemesanan penerbangan dan hotel menunjukkan kemajuan dengan 76% pesanan penerbangan, serta 88% pemesanan hotel yang dilakukan 60 hari sebelum perlombaan, dibandingkan tahun 2019 dengan hanya 36% pesanan penerbangan dan 12% pemesanan hotel.
Berdasarkan data pemesanan penerbangan, perjalanan pasangan dan keluarga lebih tinggi dibandingkan perjalanan solo.
Namun, pemesanan hotel sebagian besar masih dikuasai pelancong solo.
Seiring melonggarnya pembatasan perjalanan, lonjakan permintaan penerbangan melebihi pasokan.
Kabar Singapore Airlines berencana meningkatkan layanan tujuan ke seluruh dunia, disambut baik oleh industri dan pelancong.
Beroperasi dengan total kapasitas penumpang 61% pada bulan Mei, dibandingkan dengan tingkat pra-COVID, kelompok tersebut berharap untuk bisa beroperasi pada kapasitas tingkat pra-pandemi sebesar 81% pada akhir tahun.
Sojern mengantisipasi peningkatan layanan maskapai ke tujuan seperti India, Los Angeles, dan Paris, serta kota-kota populer di Jepang, Tokyo dan Osaka. Mereka akan menurunkan harga tiket yang lebih tinggi dari rata-rata untuk mendorong keberlanjutan perjalanan.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.