Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Peti Mati Ratu Elizabeth Bermahkotakan Batu Berlian Paling Berharga di Dunia

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 14 September 2022 |07:46 WIB
Intip Peti Mati Ratu Elizabeth Bermahkotakan Batu Berlian Paling Berharga di Dunia
Ilustrasi Peti Mati Ratu Elizabeth (Foto: Reuters)
A
A
A

Adapun, Imperial State Crown yang saat ini dibuat pada tahun 1937 dan dikenakan oleh pemimpin Kerajaan Inggris setelah penobatan dan digunakan pada Pembukaan Parlemen Negara. Mahkota tersebut dihiasi 2.868 batu mulia, termasuk berlian Cullinan II, St Edward's Sapphire, Stuart Sapphire, dan Black Prince's Ruby.

Selain itu, koleksi perhiasan pribadi Ratu terdiri dari 300 item termasuk 98 bros, 46 kalung, 34 pasang anting, 15 cincin, 14 jam tangan, dan lima liontin.

Sebagai informasi, kerajaan Inggris mengumumkan acara pemakaman Ratu Elizabeth II akan digelar pada 19 September 2022. Saat ini jenazah Sang Ratu masih berada di rumah musim panasnya di Kastil Balmoral, Skotlandia, dimana dia meninggal dunia dengan tenang pada Kamis, (8/9/2022).

Selama beberapa hari ke depan, bendera di Inggris akan dikibarkan setengah tiang sebelum kembali dikibarkan tiang penuh pada hari pemakaman.

Anggota keluarga kerajaan akan menghadiri upacara di Katedral St. Giles di Edinburgh, Skotlandia, setelah parade upacara dari Holyrood menyusuri Royal Mile. Setelah kebaktian itu, Katedral St. Giles akan dibuka untuk umum selama 24 jam untuk periode disemayamkan (lying in rest) sementara, yang sedikit berbeda dengan persemayaman yang akan dilakukan di Westminster Hall (lying in state).

Pada Selasa, (13/9/2022), peti mati Ratu Elizabeth akan diterbangkan ke London di mana beliau dibaringkan di ruang takhta Istana Buckingham sebelum dipindahkan ke Westminster Hall. Selama lima hari jenazah Ratu Elizabeth akan disemayamkan di Westminster Hall, sebagai bagian dari upacara besar pertama sebelum pemakaman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement