Saat ini sebenarnya kebutuhan dokter gigi 10 kali lipat dari sekitar 34 ribuan jumlah dokter saat ini. "Sekarang baru 34.700-an sekian dokter gigi di Indonesia, yang ideal saya perlu angka mungkin 10 kali lipat. Kebutuhan dokter gigi itu sangat tinggi karena produksinya sangat sedikit, hanya sekitar 2.000 Sampai 2.500 per tahun dari 32 Fakultas Kedokteran Gigi," jelasnya.
Bukan hanya itu, Covid-19 juga menjadi salah satu tantangan, ia menyampaikan sebanyak 57% masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan gigi. Hal ini berbanding terbalik dengan jumlah masyarakat yang memiliki akses.
"Pandemi membuat orang tertular dan menularkan, ada 57 persen orang Indonesia sebenarnya memerlukan pelayanan kesehatan gigi yang bisa punya akses sekitar 10 persen," imbuh drg Usman.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.