Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadai Angina Pectoris, Nyeri di Dada Berpotensi Jadi Serangan Jantung

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 05 September 2022 |12:28 WIB
Waspadai Angina Pectoris, Nyeri di Dada Berpotensi Jadi Serangan Jantung
Ilustrasi (Foto: Healthline)
A
A
A

ANGINA Pectoris merupakan salah satu penyakit yang menyerang bagian jantung. Angina pektoris adalah rasa nyeri pada dada yang terjadi saat aliran darah dan oksigen menuju otot jantung tersendat atau terganggu.

Terdapat dua jenis angina, yaitu angina stabil dan angina tidak stabil. Nyeri dada pada angina stabil biasanya akan membaik dalam jangka 5 menit setelah beristirahat atau mengonsumsi obat.

Angina stabil biasanya dipicu olahraga berat, stres, masalah pencernaan, atau kondisi medis lain yang mendorong jantung bekerja lebih keras. Walaupun tidak berbahaya, angina stabil berpotensi mengakibatkan serangan jantung jika tidak ditangani dengan tepat.

Nyeri di dada

“Angina tidak stabil merupakan nyeri dada yang dirasakan tanpa penyebab awal yang jelas dan biasanya tidak kunjung membaik setelah beristirahat atau mengonsumsi obat. Rasa nyeri yang dialami lebih lama dibanding angina stabil, yaitu sekitar 30 menit. Ini merupakan kondisi darurat dan membutuhkan penanganan medis segera,” ucap Dokter Spesialis Penyakit Jantung RS Evasari Jakarta Dr Addiena Primawati SpJPFIHA.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement