Luis Medina Cruz, selaku pejabat Kesehatan Argentina, mengungkapkan, dikutip dari New York Post, Senin (5/9/2022), dari enam pasien lain yang terinfeksi, tiga masih dirawat di rumah sakit dan yang lainnya sedang dipantau di rumah.
Dikutip dari Healthline, Senin (5/9/2022), penyakit legiuner dalah jenis pneumonia yang parah, atau infeksi paru-paru. Bakteri yang disebut Legionella menyebabkan infeksi ini. Bakteri itu ditemukan setelah wabah di konvensi Philadelphia Legiun Amerika pada tahun 1976. Mereka yang terkena berkembang menjadi bentuk pneumonia yang akhirnya dikenal sebagai penyakit Legiuner.
(vvn)
(Kemas Irawan Nurrachman)