Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Gejala Penyakit Alergi Biduran, Kulit Merah dan Gatal

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Kamis, 01 September 2022 |11:15 WIB
Ini Gejala Penyakit Alergi Biduran, Kulit Merah dan Gatal
Ilustrasi Biduran (Foto: Clevelandclinichealth)
A
A
A

BIDURAN termasuk salah satu kondisi reaksi kulit yang ditandai dengan area warna merah yang terkadang menyengat atau sakit disertai dengan rasa gatal.

Biduran atau gatal-gatal adalah masalah kulit yang dialami banyak orang di seluruh dunia. Biduran cenderung sembuh sendiri, tapi kerap kambuh lagi kalau pencetus alergi tidak dijauhi. Nah, cara mengobati biduran agar tak kambuh lagi wajib Anda ketahui supaya masalah ini beres dari hidup Anda.

Biduran

Beberapa penyebab biduran terjadi ketika kulit pada tubuh manusia melepaskan histamin sebagai reaksi alergi terhadap suatu pemicu, baik pemicu eksternal maupun internal. Seperti:

-Adanya infeksi virus pada tubuh yang dapat memicu gatal-gatal.

-Infeksi bakteri pada tubuh.

-Alergi terhadap jenis makanan tertentu, seperti kacang-kacangan dan telur.

-Alergi terhadap jenis obat-obatan tertentu, seperti antibiotik dan anti inflamasi nonsteroid.

-Faktor lingkungan yang memiliki udara terlalu dingin atau terlalu panas.

-Kena gigitan serangga.

-Adanya pemicu alergen lain, seperti bahan kimia, wewangian, dan serbuk sari.

Memiliki kondisi auto imun.

Gejala biduran tidak hanya gatal saja, mengutip dari laman medicalnewstoday, berikut adalah beberapa gejala biduran yang umum terjadi:

-Munculnya benjolan pada area tubuh dan umumnya benjolan berkelompok serta terasa gatal.

-Benjolan berwarna merah atau serupa dengan warna kulit.

-Benjolan biasanya akan bertahan sekitar 24 jam, namun pada kasus yang serius dapat bertahan selama beberapa minggu.

Pengobatan penyakit biduran dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan obat-obatan. Anda bisa menggunakan obat antihistamin untuk meredakan pengeluaran histamin pada tubuh anda. Namun, penggunaan obat ini tidak disarankan bagi Anda kecil di bawah 2 tahun.

Terdapat beberapa faktor yang dapat memicu biduran pada seseorang, antara lain:

-Mengonsumsi minuman beralkohol atau minuman berkafein,

-Tingkat stres yang tinggi, dan

-Suhu udara yang panas.

-Pencegahan Biduran

Jika memiliki alergi dan tahu penyebab dari reaksi alergi, dokter akan menyarankan agar menghindari kemungkinan paparan faktor-faktor ini.

Suntikan alergi menjadi pilihan lain yang dapat membantu mengurangi risiko mengalami biduran berulang.

Hindari berada di area dengan kelembaban tinggi atau mengenakan pakaian ketat jika baru saja mengalami wabah biduran.

Demikian pemahaman terkait biduran yang perlu dipahami dan dicegah.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement