Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dear Traveler, Begini Rangkaian Prosesi Pernikahan Adat Batak Beserta Maknanya

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Kamis, 01 September 2022 |20:00 WIB
Dear Traveler, Begini Rangkaian Prosesi Pernikahan Adat Batak Beserta Maknanya
Pernikahan adat Batak Satria & Putri (Courtesy Youtube Agung Norhasni)
A
A
A

MARI mengenal rangkaian prosesi pernikahan adat Batak beserta maknanya. Pernikahan adalah sebuah prosesi yang sakral.

Maka tak heran jika beberapa suku melakukan acara pernikahan yang dilakukan sedemikian rupa agar kesakralan tersebut tidak hilang. Salah satunya adalah suku Batak yang memiliki acara pernikahan cukup panjang.

Berikut rangkaian prosesi pernikahan adat Batak beserta maknanya :

 BACA JUGA:Alasan Mengapa Orang Batak Suka Bicara Keras dan Sering Dianggap Galak

1. Mangaririt

Ritual mangaririt dilakukan sebagai persiapan pernikahan. Pada tahap ini, para pria akan memilih gadis yang sesuai dengan kriterianya. Biasanya mangaririt dilakukan oleh seorang laki-laki yang sering merantau.

2. Mangalehon Tanda

Tahap ini berarti memberikan tanda. Seorang laki-laki yang sudah menemukan calon istri akan saling memberikan tanda.

Ilustrasi

Si laki-laki akan memberikan tnda berupa uang kepada calon istri, sedangkan calon istri akan memberikan kain sarung pada laki-laki tersebut. Dengan begini keduanya dianggap sudah terikat satu sama lain dan pihak laki-laki akan memberitahu keluarganya.

3. Marhusip

Marhusip atau berbisik memiliki artian sebuah pembicaraan rahasia yang terjadi saat perundingan antara perwakilan calon pengantin laki-laki dan calon pengantin perempuan. Dalam tahap ini biasanya akan mendiskusikan jumlah mas kawin.

4. Martumpol

 

Orang Batak Toba menganggap martumpol sebagai acara pertunangan. Namun, secara harafiah martumpol merupakan acara kedua pengantin yang dilakukan di depan pengurus jemaat gereja. Keduanya akan diikat dalam janji untuk melangsungkan perkawinan.

 BACA JUGA:Horas! Ini 9 Alasan Mengapa Cewek Batak Pantas Dijadikan Pasangan Hidup

Martumpol akan dihadiri keluarga dari kedua belah pihak dan juga para tamu undangan. Umumnya acara ini dilakukan oleh masyarakat Batak Toba yang memeluk agama Kristen.

5. Marhata Sinamot

Tahap ini berarti sebuah pembicaraan pada pihak pengantin laki-laki untuk mendiskusikan hewan apa yang akan disembelih, berapa jumlah ulos, jumlah undangan, dan dimana acara pernikahan akan diadakan.

 

6. Martanggo Raja

Martonggo raja merupakan acara yang dilakukan untuk mengumpulkan seluruh anggota keluarga. Dalam adat Batak, acara pernikahan merupakan urusan semua keluarga, sehingga mereka harus berkumpul untuk upacara.

7. Manjalo Pasu-pasu Parbagasan

Acara yang satu ini merupakan acara pemberkatan pengantin yang dilakukan oleh pendeta di gereja. Setelah pemberkatan, kedua mempelai sudah dianggap sah sebagai suami istri. Keduanya pun diperbolehkan pulang untuk melanjutkan upacara adat Batak yang dihadiri seluruh keluarga dan undangan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement