Jenis pencegahan yang ketiga, yakni pencegahan penyakit kanker tersier yang dilakukan untuk mencegah komplikasi serta mortalitas atau kematian pasien pengidap kanker dengan cara meningkatkan kualitas kehidupan dan perpanjangan harapan hidup pasien.
Khusus untuk jenis pencegahan sekunder (kedua), Prof Noorwati menegaskan, pemerataan skrining masih perlu digiatkan lagi di Indonesia. Tujuannya, agar layanan ini tidak hanya terpusat pada kota-kota besar, tapi bisa juga menjangkau daerah terpencil.
“Kita harus berupaya sungguh-sungguh, dalam menyusun road map atau peta perjalanan untuk melaksanakan penanggulangan penyakit tidak menular, utamanya penyakit kanker. Sehingga prediksi GLOBOCAN angka jumlah kanker di Indonesia pada 2040 yang akan melonjak cepat, bisa tidak terbukti,” pungkasnya.
BACA JUGA:Adik Ozy Syahputra Meninggal Akibat Kanker Payudara, Yuk Kenali Gejalanya!
BACA JUGA:Mengenal Tingkatan Stadium Kanker Liver, Penyakit yang Diidap Adik Tessa Kaunang
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.