Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Misteri Makhluk Berduri Tanpa Anus Berusia 500 Juta Tahun Terpecahkan, Ternyata...

Nurul Fitriyah , Jurnalis-Kamis, 18 Agustus 2022 |19:21 WIB
Misteri Makhluk Berduri Tanpa Anus Berusia 500 Juta Tahun Terpecahkan, Ternyata...
Wujud makhluk purba seukuran 1 mm hasil teknik pemindaian sinar X (University Of Bristol/BBC NEWS)
A
A
A

SEKELOMPOK ilmuwan menyatakan telah memecahkan misteri evolusi terkait makhluk mikroskopis berduri berusia 500 juta tahun yang memiliki mulut, tapi tanpa anus.

Fosil kecil dari binatang laut yang terlihat seperti karung ini ditemukan pada tahun 2017. Saat itu mahkluk ini diperkirakan bisa saja merupakan nenek moyang manusia paling awal yang sejauh ini diketahui.

Melansir dari BBC NEWS Indonesia, Kamis (18/8/2022), hewan purba ini dikenal dengan nama Saccorhytus coronarius dan sempat ditempatkan ke dalam kelompok yang disebut deuterostom.

Binatang ini diyakini adalah nenek moyang paling primitif dari kelompok vertebrata, termasuk manusia.

Namun sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa Saccorhytus seharusnya dimasukkan ke dalam kelompok hewan yang sama sekali berbeda.

Sebuah penelitian gabungan antara periset asal China dan Inggris melakukan analisis sinar-X yang sangat rinci terhadap makhluk itu.

Mereka menyimpulkan bahwa makhluk itu termasuk dalam kelompok yang disebut ecdysozoans. Mereka kini diyakini merupakan nenek moyang laba-laba dan serangga.

Salah satu sumber kebingungan perihal sejarah evolusi ini adalah tidak adanya anus pada hewan tersebut.

"Agak membingungkan. Kebanyakan binatang dalam kelompok ecdysozoans memiliki anus, jadi mengapa yang ini tidak?" kata Emily Carlisle, seorang peneliti yang mempelajari Saccorhytus secara rinci, kepada BBC Radio 4's Inside Science.

Salah satu jawaban yang memantik rasa ingin tahu selanjutnya, kata Carlisle, adalah bahwa nenek moyang yang lebih awal dari kelompok binatang ini tidak memiliki anus.

Menurutnya, Saccorhytus berevolusi setelah itu.

"Bisa jadi dia kehilangan anus selama evolusinya sendiri. Mungkin dia tidak membutuhkannya karena dia hanya bisa duduk di satu tempat dengan satu celah untuk semuanya," ujar Carlisle.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement