Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesona Alam Bawah Laut di Desa Wisata Bubohu Bongo Gorontalo, Bikin Memanjakan Mata

INews.id , Jurnalis-Rabu, 17 Agustus 2022 |17:30 WIB
Pesona Alam Bawah Laut di Desa Wisata Bubohu Bongo Gorontalo, Bikin Memanjakan Mata
Desa Wisata Bubohu Bongo Gorontalo (Dok MPI/Anindita Trinoviana)
A
A
A

DIKENAL dengan sebutan ‘Serambi Madinah’, Provinsi Gorontalo memiliki desa wisata religi, yakni Desa Wisata Bubohu Bongo. Di desa wisata ini terdapat pesantren alam, di mana para santri dan wisatawan bisa mempelajari agama dari memperhatikan lingkungan sekitar.

Untuk tiba di Desa Wisata Bubohu Bongo, Anda memerlukan waktu sekitar 1,5 jam dari Bandara Djalaludin dengan menggunakan mobil.

Jangan khawatir, akses jalannya memadai. Jika dari Kota Gorontalo, Anda akan menempuh jarak sekitar 10 kilometer. Namun, lelah perjalanan tersebut akan hilang saat melihat indahnya pemandangan alam di Desa Wisata Bubohu Bongo ini.

Setibanya di desa wisata, Anda akan melihat hamparan fosil kayu yang dikumpulkan dari berbagai daerah di Gorontalo saat berjalan ke area Kompleks Pesantren Alam. Usut punya usut, fosil kayu tersebut berasal dari pohon yang terpapar oleh mineral kalsit atau silika dengan proses selama jutaan tahun.

infografis

Maka dari itu, fosil kayu ini bukan melapuk, namun semakin keras.

Memasuki Pesantren Alam yang didirikan oleh Almarhum Yosef Tahir Ma'ruf atau Yotama ini, wisatawan dan santri akan diajarkan untuk berguru pada alam, yaitu mengambil tanda-tanda kebesaran Tuhan melalui lingkungan sekitar.

Misalnya, dengan memberi makan merpati menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri pada sang pencipta lewat kebesaran makhluk ciptaannya. Burung merpati yang berada di sekitaran komplek ini telah dipelihara selama hampir 20 tahun.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement