Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Kelam Pembangunan Terowongan Niyama di Tulungagung

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 15 Agustus 2022 |17:04 WIB
Cerita Kelam Pembangunan Terowongan Niyama di Tulungagung
Terowongan Niyama di Tulungagung (dok MPI/Avirista)
A
A
A

TEROWONGAN Niyama menjadi bangunan tak terpisahkan bila bicara kesuburan tanah di Kabupaten Tulungagung hingga kemajuan pertaniannya.

Sejarawan Tulungagung Latif Kusairi menyebutkan, bila parit – parit dari anak Sungai Brantas yakni Kali Ngrowo dibuat hingga menuju Terowongan Niyama, yang kemudian dialirkan ke Samudera Indonesia yang berada di selatan Kabupaten Tulungagung.

infografis

Hal ini karena rawa – rawa yang banyak terdapat di Campurdarat, Tulungagung mengalami pendangkalan pasca adanya letusan Gunung Kelud, sehingga saat hujan deras aliran air sulit mengalir karena rawa mengalami pendangkalan.

“Dulu wilayah Kabupaten Tulungagung ini sering dilanda banjir besar karena banyaknya rawa - rawa saat masa penjajajah Jepang, lalu oleh Jepang dibawah Residen Kediri Enji Kihara dibangunlah parit raya, parit agung, dan terowongan Niyama. Panjang parit ke terowongan ini ada 4 kilometer,” ucap Latif, saat dikonfirmasi MNC Portal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement