2. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
PPOK merupakan penyakit inflamasi yang menyebabkan paru-paru meradang dalam jangka waktu yang panjang. Kondisi ini terjadi ketika alveoli yang berada di dasar tabung bronkial hancur dan tidak berfungsi dengan baik untuk bertukar oksigen. Kondisi ini juga menyebabkan wheezing atau mengi.
3.Pneumonia

Penyakit pneumonia atau infeksi paru bisa menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan atau nanah. Infeksi ini dapat mengancam nyawa siapa pun, terutama pada bayi, anak-anak, dan lansia di atas 65 tahun.
4. Paru-paru berlendir
Wheezing adalah gejala umum pada orang dengan cystic fibrosis. Adapun cystic fibrosis adalah kondisi paru-paru genetik dan semakin memburuk dengan ditandai adanya lendir tebal jauh di dalam saluran udara yang menyebabkan kesulitan bernapas.
5. Gagal jantung kongestif

Gagal jantung kongestif atau gagal jantung terjadi ketika jantung yang lemah atau rusak tidak secara efektif memompa darah ke tubuh. Kondisi ini menyebabkan darah kembali ke paru-paru dan menyebabkan masalah pernapasan.
Kondisi ini juga dapat menyebabkan mengi yang disebut asma jantung. Gagal jantung umumnya mempengaruhi orang tua; sepertiga dari pasiennya yang masuk golong lansia menderita asma jantung.