Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Yuk Jelajahi Jejak De Groote Rivier Tempatnya Kaum Borjuis Jakarta di Masa Lalu

Thomas Pulungan , Jurnalis-Selasa, 09 Agustus 2022 |06:07 WIB
 Rayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Yuk Jelajahi Jejak De Groote Rivier Tempatnya Kaum Borjuis Jakarta di Masa Lalu
Jakarta Tempo Dulu (dok Indonesia Tempo Doeloe)
A
A
A

Jika menyusuri kawasan ini, masih bisa melihat sisa-sisa bangunan dan jejak-jejak kejayaan masa lalu. Berbagai bangunan bersejarah, meski sebagian sudah hancur, masih dapat kita saksikan karena masih berdiri tegak. Rumah elite di sana hingga sekarang masih ada yang berdiri kokoh, salah satunya Toko Merah yang berada di dekat Halte Kali Besar.

Bangunan ini dulunya punya petinggi Belanda, kemudian dijadikan tempat berjualan oleh warga China, Oey Liauw Kong sejak abad 19. Bangunan ini dinamakan Toko Merah karena batu bata merah yang menjadi unsur utama dari gedung. Namun, di tahun 1755, toko menjadi sebuah kampus dan asrama Academie de Marine sebuah akademi angkatan laut.Dan berubah lagi di tahun 1786 sampai 1808 yang dijadikan sebuah hotel.

Banyak sejarah yang dituangkan dari Toko Merah ini, bahkan dulu juga sempat dijadikan balai kesehatan saat masa pendudukan Jepang di Batavia.Jika berjalan di sepanjang Sungai Kali Besar ke arah Jalan Pintu Besar Utara, terlihat gedung megah Pusat Bank Indonesia lama dan Museum Wayang. Di sisi utara museum ada Cafe Batavia yang menempati bangunan tua yang berdiri sejak awal tahun 1800-an.

Menuju Jalan Pos Kota, di sisi timur kantor pos, berdiri bangunan bergaya Indische Empire Stijl. Bangunan tersebut merupakan bekas gedung pengadilan Belanda, yaitu Raad van Justitie, yang dibangun pada tahun 1866-1870. Bangunan bergaya Yunani Klasik ini sekarang berfungsi sebagai Museum Keramik dan Balai Seni Rupa. Di sisi selatannya berdiri megah bangunan Museum Sejarah Jakarta.

Gedung ini dibangun sebagai gedung Balai Kota pada 23 Januari 1707, atas perintah Gubernur Jenderal Johan van Hoorn. Gedung tersebut selesai dibangun pada 10 Juli 1710, pada masa Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck.

Kini,Kali Besar Kota Tua merupakan tempat destinasi wisata yang menarik di DKI Jakarta. Kali Besar Kota Tua mirip dengan Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan.

Beberapa spot menarik yang berada di Kali Besar yaitu, Taman Apung, Jembatan, Patung unik, dan beberapa bangku di pinggir kali bisa menjadi spot menarik untuk berfoto-foto dan diunggah di sosial media.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement