Sabuk pengaman penumpang
Sabuk pengaman milik penumpang dirancang untuk menahan beban individu karena adanya gaya atau potensi kecelakan dan insiden lain. Menurut Aero Savvy, sebelum tahun 2009 sabuk pengaman penumpang harus bisa menahan beban 9 kilogram.
Setelah tahun 2009, peraturan mengharuskan sabuk pengaman penumpang mampu menahan beban hingga 16 kilogram. Bukan hanya itu saja, pesawat juga harus memiliki air bag di dalam sabuk pengaman, terutama di kelas bisnis atau kelas satu.
Alternatif lainnya adalah dengan memasangkan sabuk bahu ala sabuk pengaman di mobil sebagai pengganti air bag.
Sementara itu, sabuk pengaman yang aman telah di setujui dan telah diuji coba oleh pemerintah serta diberi label persetujuan. Biasanya bertuliskan FAA di Amerika Serikat, CAA di Inggris, dan EASA di Uni Eropa.
Itulah alasan mengapa pilot dan pramugari punya sabuk pengaman berbeda dengan penumpang. Pada intinya adalah karena alasan keselamatan.
(Rizka Diputra)