Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Gangguan Menstruasi, Nomor 4 Sering Bikin Pria Kewalahan

Cita Zenitha , Jurnalis-Jum'at, 29 Juli 2022 |16:20 WIB
5 Gangguan Menstruasi, Nomor 4 Sering Bikin Pria Kewalahan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Siklus yang tidak normal disebut anovulasi. Di bulan itu, perempuan tidak mengalami ovulasi atau tidak pecah sel telurnya," kata dr Angga.

Anovulasi bisa berdampak ketiadaan menstruasi. Bahkan, perdarahan menjadi tidak normal saat menstruasi.

2. Pola perdarahan

Terdapat tiga jenis gangguan pola perdarahan, yakni amenorea, iregular, dan menoragia. Dr Angga menjelaskan, amenorea bisa berakibat tidak adanya siklus menstruasi di atas enam bulan. 

Sementara, menoragia ditandai dengan banyaknya darah yang keluar pada saat menstruasi, sehingga perempuan dapat mengalami anemia atau Hb-nya rendah. Menstruasi yang iregular terjadi ketika perempuan sudah melewati menstruasi, tapi terdapat bercak darah.

3. Disminorea

Disminorea ini bisa berdampak tidak baik untuk kesehatan perempuan, maupun kualitas hidupnya.

"Nyeri pada menstruasi yang sangat hebat dan bisa memengaruhi kualitas hidup seorang perempuan," terang dr Angga. Ia mencontohkan perempuan yang mengalami menstruasi hari pertama dan tidak masuk kerja karena mengalami nyeri haid yang tidak tertahankan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement