SUDAH menjadi tradisi masyarakat Indonesia untuk menggelar acara silaturahmi bersama sanak keluarga, handai taulan dan para tetangga sepulangnya beribadah haji.
Nah, mengingat masih pandemi dan angka kasus positif Covid-19 harian tengah melonjak kembali. Kementerian Kesehatan mengimbau para jamaah haji yang baru saja pulang, tiba di Indonesia untuk berhati-hati dalam mengadakan acara silaturahmi.
Juru Bicara Kemenkes, dr. Muhammad Syahril mengatakan, bagi jamaah haji yang hendak bersilaturahmi, sebaiknya menunggu hingga masa karantina mandiri di rumah selesai terlebih dahulu.
“Boleh (silaturahmi), setelah masa karantina mandiri di rumah (selesai),” kata dr. Syahril baru-baru ini.
Ia mengingatkan, saat acara silaturahmi berlangsung, diharapkan para jamaah dan semua orang yang terlibat tidak euforia berlebihan. Sebaiknya, hindari melakukan kontak fisik satu sama lain.
“Tetapi, cipika-cipiki, pelukan, cium tangan, itu sebaiknya dihindari dulu,” lanjutnya.