Tidak ketinggalan, dalam cuitan yang hampir 2 ribu kali diunggah ulang (Retweet) dan sudah mendapat lebih dari 3 ribu like dari para netizen tersebut, sang nakes menyematkan beberapa akun besar yang terverikasi, seperti @corbuzier, @nagotejena, @ndreamon, dan @bintangemon.
Bahkan, terpantau ia menandai akun Twitter resmi Presiden Joko Widodo.
"Gimana ini @jokowi? Nakes mau sampai kapan kalian perlakukan kayak gini? Kalau enggak dibayar, apa kami berhak berhenti kerja? Nurani kalian di mana?" tambahnya.
Lebih lanjut, @blookier juga menuliskan pernyataan soal detail perjuangan dirinya sebagai tenaga kesehatan sampai bisa menjadi dokter internship.
"Kalau perlu tahu, kami bayar kurang lebih Rp400 ribu untuk STR internship, Rp400 ribu lagi untuk surat rekomendasi Dinkes. Belum lagi surat-surat dan materai-materai Rp10 ribu yang banyak sekali waktu kami mengurus berkas internship. Waktu kami pemaparan, kami diinapkan di hotel bagus! Sekarang enggak bisa bayar?" tambahnya.
Membaca cuitan curhatan sang tenaga kesehatan, berbagai reaksi dan komentar datang dari para netizen.
"Gini amat, ya, nasib nakes. Beda banget sama Kemenkeu yang dikit-dikit bonus bonus bonus sampai tumpeh," kata @PentolTete***.
"Pemerintah pusat, kalau enggak punya duit dibanding bangun infrastruktur mending sejahterakan semua profesi secara merata, deh. Kurangi juga tuh APBD, enggak usah banyak-banyak kalau di akhir tahun cuma dipakai bongkar pasang selokan sama nambal jalanan yang masih bagus," kata @apurplemaca***.
"Lama-lama di Indonesia enggak ada dokternya. Mau spesialis begini, ditambah ini lagi. Ya, alamat," celetuk @garindra***.
Dikira bayar kostan, makan, transport hanya dengan senyuman. Kami butuh uang bukan maaf, apalagi disuruh maklum,” tulis akun @Eliy***ysr
(Rizky Pradita Ananda)