Seperti dilansir dari NBC News, Dokter Bartley mengatakan, saat pertamakali ditransplantasikan, jantung itu sangat bagus dan kuat. Bahkan jantung itu terlalu kuat untuk tubuh Bennet yang lemah. Namun dia merupakan pasien yang hebat, yang punya keinginan yang kuat untuk bertahan hidup.
"Temuan kami pada otopsi tidak menunjukkan bukti penolakan transplantasi jantung babi,” kata Dokter Bartley.
“Sebaliknya, kami melihat penebalan dan kemudian kekakuan otot jantung yang menyebabkan gagal jantung diastolik, yang berarti otot jantung tidak dapat rileks dan mengisi jantung dengan darah seperti yang seharusnya,” ujarnya menjelaskan penyebab kematian Bennet.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.