Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Digelar Sampai 7 Agustus, Yuk Jelajahi Pameran Archaelogical Forms Yogyakarta

Agus Warsudi , Jurnalis-Minggu, 10 Juli 2022 |14:30 WIB
 Digelar Sampai 7 Agustus, Yuk Jelajahi Pameran Archaelogical Forms Yogyakarta
Pameran Archeological Forms (dok MPI/Agus)
A
A
A

"Terlihat saat kita melukis gunung, bentuk segitiga menjadi dominan. Sedangkan saat membuat lingkaran dalam, terbentuklah lingkaran. Sengaja atau tidak, bentuknya menjadi sesuatu yang dilukis di atas kanvas atau kertas, bentuk tunggal dan jamak," ujarnya.

Frigidanto Agung menuturkan, proses melihat bentuk didasarkan pada pola geometris yang dirancang sedemikian rupa dalam analisis visual. Sehingga dapat dilihat bagaimana penggunaan bentuk-bentuk tersebut dalam lanskap, seperti pemandangan alam atau kota, dapat ditemukan dalam berbagai bentuk.

"Penyatuan bentuk menjadi satu kesatuan yang lebih besar diartikan sebagai bentuk jamak, susunan besar yang tersusun dari bentuk tunggal. Sedangkan bentuk tunggal adalah bentuk yang terlihat utuh sesuai bentuk aslinya," tutur Frigidanto Agung.

Hal ini membuat bentuk singular terlihat dalam bentuk alam semesta. Bentuk awal menentukan bagaimana alam semesta terbentuk menjadi formasi selanjutnya. Dalam pameran ini, bentuk-bentuk itu menjadi pengamatan yang intens karena memiliki keterkaitan arkeologis.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement