TONDI Hasibuan, seniman lukis Kota Bandung bergaya neo-cubism, memamerkan karyanya di pameran "Archaelogical Forms" di Kersan Art Foundation, Jalan AS Samawat Nomo 154 RT 02/06 Desa Kersan, Tirtonirmolo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pameran ini akan berlangsung dari 16 Juli hingga 7 Agustus 2022.
Selain Tondi Hasibuan, seniman yang juga memamerkan karyanya di "Archaelogical Forms" adalah seniman Yogyakarta Lenny Ratnasari Weichert dan Michal Avrech asal Haifa, Israel.
Pembukaan pameran yang dikuratori oleh Frigidanto Agung, akan digelar pada Sabtu 16 Juli 2022 pukul 16.00 WIB.
Frigidanto Agung, kurator pemeran mengatakan, karya-karya yang dipamerkan, wujud pemikiran tentang bentuk yang secara arkeologis dikenal sehari-hari. Pameran lukisan ini menyatukan bentuk-bentuk arkeologis itu digunakan dalam lukisan, lanskap.
"Sebagai satu kesatuan bentuk, yang bersatu di ruang terbuka. Alam seperti yang kita kenal. Lingkaran atau lingkaran yang kita jumpai di pohon selalu diukur dengan keliling batang, ketika mempersepsikan ukuran pohon," kata Frigidanto Agung.
Refleksi bentuk, bulat, segitiga, dan bujur sangkar, ujar Frigidanto Agung, menjadi dasar pemikiran, baik secara langsung maupun tidak, ketika mengonsep sebuah karya seni atau sastra. Penggunaan bentuk selalu terjadi dalam seni lukis.