Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Idul Adha, Yuk Intip Tradisi Unik Menjemur Kasur di Banyuwangi

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 08 Juli 2022 |17:04 WIB
Jelang Idul Adha, Yuk Intip Tradisi Unik Menjemur Kasur di Banyuwangi
Tradisi menjemur kasur di Banyuwangi jelang Idul Adha (dok MPI/Avirista)
A
A
A

Menurut Adi, kedua unsur itu dijadikan prinsip warga desanya dalam membangun sebuah mahligai rumah tangga.

"Kalau kita ngomong kasur berarti kita ngomong rumah tangga, kalau ingin rumah tangga bahagia maka ikut dua unsur tadi, keabadian tentang jodohnya 'katresnane' harus dikukuhkan dan dirawat, yang kedua kerja keras dan keberanian juga harus dirawat," ujarnya.

Keduanya saling memiliki keterikatan dalam kehidupan pasutri, mulai keterkaitan asmara yang terus dipupuk dan pundi-pundi keberanian untuk membangun perekonomian yang kayak, dari dua unsur tersebut diyakini mampu menjaga keharmonisan rumah tangga.

"Kalau sudah cintanya terus dibangun dan ditopang dengan kerja keras untuk memenuhi kebutuhannya, barulah rumah tangga bahagia itu akan tercapai," cetusnya.

Adi menjelaskan, setiap orang tua di Desa Kemiren yang memiliki anak perempuan saat menikah bakal memberinya sebuah kasur berwarna merah dan hitam.

Kasur itu menjadi pertama yang diberikan sebelum kebutuhan - kebutuhan lainnya. Hal ini beriringan dengan doa orang tua agar buah hatinya bahagia membangun rumah tangga baru.

"Orang sini kalau punya anak perempuan pasti diberikan kasur merah hitam sebelum membeli kebutuhan lainnya," pungkasnya.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement