SEORANG wanita dari London Selatan, Inggris menceritakan pengalaman pahitnya saat menunggu sampai 13 jam lamanya di Bandara Gatwick. Ia pun langsung lemas dan frustrasi begitu mendengar pengumuman jika penerbangannya pada 30 Juni 2022 lalu dibatalkan tanpa alasan yang jelas.
Monique Adams mengalami penantian membosankan selama belasan jam, dengan proses yang berbelit-belit sebelum akhirnya diberitahu bahwa tidak ada ruang di pesawat pengganti. Ia pun memutuskan untuk pulang.
Wanita berusia 53 tahun itu mengaku sangat ingin menangis dan benar-benar frustrasi. Dirinya terpaksa kembali ke rumah tanpa membawa barang bawaannya.
Monique dari Tooting, tiba di Gatwick pada pukul 10.00 waktu setempat, hampir tiga jam sebelum penerbangannya pada pukul 12.55 siang dengan maskapai penerbangan Spanyol Vueling.
Monique ingin menuju ke Barcelona untuk perjalanan bisnis, di mana dia seharusnya menghadiri kongres ilmiah untuk perusahaan sains kehidupan Spanyol tempat dia bekerja. Tapi ketika dia tiba di Gatwick dia khawatir bahwa hari ini bukan seperti hari biasa di bandara.

Hari itu bandara dipenuhi orang-orang ramai, seperti berkerumun untuk meilhat Elton John atau Paul Mc Cartney di Wembley, rasanya seperti itu. Semua orang mencoba masuk ke dalam sebuah tempat dipenuhi oleh ketegangan yang nyata, bukan perasaan yang menyenangkan.
Meski check-in dan keamanan memakan waktu sekitar satu jam, tampaknya semua terlihat lancar saat Monique dipanggil untuk naik ke penerbangannya, sekitar pukul 12.30. Tetapi ketika dia dan penumpang lain mulai menuruni jalan untuk naik ke pesawat mereka, mereka dipukul dengan pukulan palu.
"Hanya beberapa menit sebelum penerbangan akan lepas landas, kami semua dikirim ke jalan untuk naik ke pesawat seperti biasa dan kemudian tiba-tiba kami diberitahu bahwa kami harus turun. Itu sekitar pukul 12.30," kata Monique mengawali cerita.
"Setelah itu kami hanya menunggu dan tidak ada pembaruan sampai hampir satu jam, kemudian mereka memberi tahu kami bahwa terdapat masalah mekanis dan pengisian bahan bakar, penerbangan ditunda dan kami akan segera berangkat setelah diperbaiki. Pada jam 2 siang, orang-orang menjadi gelisah dan ada beberapa keluarga muda dengan bayi dan balita yang mulai gelisah dan lusuh," bebernya, seperti dikutip dari MyLondon.