3. Wisata budaya

Panggung baru Candi Prambanan kerap menampilkan pagelaran kesenian yang menarik. (Foto : Barry Kusuma)
Jika menyebut kategori wisata budaya, mungkin bayangan Keraton Yogyakarta akan langsung muncul dalam benak. Namun, ada apa di Keraton Yogyakarta? Keraton Yogyakarta tidak hanya menawarkan bangunan keraton yang telah berusia ratusan tahun.
Tidak banyak orang yang tahu bahwa ada pertunjukan tari tradisional gaya Yogyakarta dengan iringan musik gamelan yang rutin digelar di Keraton Yogyakarta dan terbuka untuk umum. Pertunjukan tari lainnya juga dapat disaksikan di kawasan Candi Prambanan, yaitu Sendratari Ramayana.
4. Wisata sejarah

Menyusuri labirin Kota Gede bersama keluarga (Foto : Instagram @kotagedeheritagetrail)
Salah satu ikon wisata sejarah yang cukup terkenal adalah Benteng Vredeburg. Benteng peninggalan Belanda ini berlokasi di kawasan Malioboro dan hanya beberapa ratus meter dari pusat kota Yogyakarta.
Bicara situs bersejarah dan cagar budaya, Yogyakarta tidak hanya memiliki Candi Prambanan dan Candi Sewu. Ada candi-candi lain seperti Candi Ratu Boko, Candi Kalasan, Candi Ijo, Candi Plaosan, dan Candi Sambisari yang menyimpan pesona tersendiri.
Selain itu, wisata sejarah yang menawarkan keindahan dan keunikan dari bangunanya yaitu Taman Sari, situs Warungboto yang merupakan tempat pemandian sultan atau raja-raja pada zaman dahulu, dan kawasan Kota Gede yang memiliki keunikan karena bangunan rumahnya masih seperti Yogyakarta tempo dulu, selain itu terdapat makam kerajaan Mataram Islam.
Tidak hanya menikmati arsitek bangunan kuno untuk latar foto, Anda juga sekaligus mendapatkan informasi seputar sejarah dan asal usulnya.