CACAR monyet yang tengah merebak, masih menjadi isu kesehatan masyarakat dunia saat ini. Para peneliti pun terus melakukan pengamatan terkait virus cacar monyet ini.
Salah satu contohnya yang teranyar tentang mutasi virus cacar monyet satu ini. Studi penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine, sekelompok peneliti Portugis, menemukan bahwa ada rata-rata 50 mutasi dalam sampel yang ada di tahun 2022.
Jumlah ini disebut lebih banyak jika dibandingkan dengan sampel virus dari 2018 dan 2019, seperti dikutip Fox News, Selasa (28/6/2022).
Para peneliti menuliskan bahwa tingkat mutasi itu ditemukan setelah melihat 15 urutan virus cacar monyet. Menurut para ilmuwan, sebetulnya wabah cacar monyet ini berpotensi jauh lebih besar daripada jumlah kasus yang tercatat saat ini.