Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HUT Ke-495 DKI Jakarta, Asal Usul Kebaya Encim yang Identik dengan Budaya Betawi

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 20 Juni 2022 |13:14 WIB
HUT Ke-495 DKI Jakarta, Asal Usul Kebaya Encim yang Identik dengan Budaya Betawi
Kebaya Encim Identik dengan Budaya Betawi (Foto: @gunturbramantyo/Instagram)
A
A
A

KEBAYA Encim kerap disandingkan dengan budaya Betawi. Pakaian yang memiliki DNA peranakan Tionghoa tersebut eksistensinya tetap terjaga hingga kini.

Bicara soal kebaya encim, Anda akan dibuat terpukau dengan warna-warnanya yang mentereng, pun desainnya yang klasik tapi bisa beradaptasi di masa modern.

Kebaya Encim

Namun, tahukah Anda bahwa ada rahasia di balik terciptanya kebaya encim?

"Kebaya encim dulunya dikenal dengan nama kebaya Nyonya. Merupakan item fashion yang biasa dikenakan nyonya-nyonya Tionghoa. Warnanya memang sejak dari dulu sudah terang," terang Desainer Musa Widyatmodjo, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : HUT Ke-494 DKI Jakarta, Mengulik Rahasia Kebaya Encim

Di sisi lain, warga Betawi juga mengenal yang namanya kebaya Noni. Kebaya ini beda dengan kebaya Nyonya, karena dibawa dari kultur Belanda dengan warna putih dan renda-renda sebagai detailnya.

Kebaya Encim

Kalau soal aksesori yang ditambahkan dalam penggunaan kebaya encim, sambung Musa, adalah konde dan tusuk konde.

BACA JUGA : Megi Efriater Padukan Kebaya Encim dengan Kerancang Khas Luak Limopuluah

Musa melanjutkan, pemakaian kebaya encim tak boleh sembarang. Jika Anda mau mengenakan kebaya encim, Anda harus tahu dulu makna di balik setiap warnanya.

"Kebaya encim warna putih-biru dihubungkan dengan duka cita atau berkabung. Lalu kalau yang warna-warni sifatnya untuk pesta, tepatnya warna fuschia dan hijau turquoise, bukan merah, ya," terang Musa.

Jika selama ini kebaya encim dikaitkan dengan kultur Betawi, ternyata ada kesalahpahaman di sana. Sebab, suku Betawi-nya sendiri punya kebaya sendiri yaitu Kebaya Betawi.

"Kebaya Betawi itu bentuknya seperti Kebaya Kartini. Warnanya polos dan tidak ada bordir. Biasanya kebaya ini dilengkapi dengan pemakaian kerudung karena pengaruh masuknya agama Islam. Kebaya Betawi juga selalu dipadukan dengan kain panjang dan bros," ungkap Musa.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement