Kata Sarimin, kalau cuma mengerjakan 1 kilogram, dia tidak menyanggupi, karena tidak sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan.
Gumilir Tea nama teh yang sudah dikemas. Teh tersebut dijual dalam bentuk teh kering dalam kemasan. Aroma sangit dari teh tersebut tercium kencang saat Anda mengolahnya dengan air panas. Sangat khas.
Di kesempatan itu Sarimin juga menjelasan kalau 1 kilogram teh kering berasal dari 5 kilogram daun teh basah.
"Teh yang diolah dipetik sehari sebelumnya. Untuk menghasilkan 1 kilogram teh kering dalam kemasan, diperlukan 5 kilogram teh basah," paparnya.
Sarimin berharap agar Gumilir Tea miliknya yang dikelola oleh warga lokal setempat bisa menjadi oleh-oleh dari liburan ke Kulon Progo. Ia pun mempersilahkan wisatawan untuk berjalan-jalan di kebun tehnya.
Ini merupakan bagian dari aktivitas wisata yang bisa Anda dapatkan jika berkunjung ke Kulon Progo. So, kalau ke Kulon Progo jangan lupa mampir ke kebun teh Sarimin di Desa Purwosari lho ya!
(Rizka Diputra)