SARWENDAH tiba-tiba jatuh sakit, ia sempat menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging) yang berujung pada keputusan harus diambil tindakan operasi.
Diduga sakit yang dialami Sarwendah in dikabarkan masih berhubungan dengan migrain yang satu tahun belakangan ini sempat dialami.
Lantas, apa perbedaan gejala dan penyebab antara migrain dengan sakit kepala biasa dan vertigo? Dirangkum dari Medical News Today, Sabtu (18/6/2022), simak ulasannya berikut ini.
a) Gejala
1. Sakit kepala: Sakit biasa dialami adalah sakit kepala tegang. Sakit kepala ini bisa dipicu oleh stres. Sensasi yang dirasakan, yakni sakit di seluruh kepala, namun tidak berdenyut seperti migrain. Sakit kepala tegang biasanya tidak mengganggu penglihatan, juga tidak disertai perasaan mual atau muntah.
2. Migrain: Migrain ini muncul biasanya disertai rasa nyeri sedang hingga berat, rasa mual atau muntah, nyeri berdenyut yang berlangsung empat jam bahkan bisa sampai tiga hari. Disertai pula dengan sakit perut, hingga rasa sakit yang memburuk jika penderita melakukan aktivitas, melihat cahaya, atau mendengar suara. Selain itu, orang yang terserang migrain bahkan sampai bisa mengalami kesulitan bicara atau merasa kesemutan.