“Pertama ada tragedi orang yang benar-benar membuat orang-orang mati kelaparan. Kedua adalah fakta bahwa seringkali lebih banyak orang yang kekurangan gizi, dan itu membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit yang ada," jelasnya.
Sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan pandemi, Peter menyebut dunia seharusnya tidak membuat kesalahan lama, kesalahan klasik yakni menganggap ancaman krisis yang bisa terjadi adalah seperti krisis kesehatan saat ini yaitu pandemi infeksi penyakit Covid-19 yang diestimasikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menelan sebanyak 15 juta korban jiwa.
"Ini (kekurangan pangan) tidak terdefinisi dengan baik seperti beberapa patogen baru yang muncul dengan gejala baru yang khas. Tapi kekurangan pangan bisa sama mematikannya," tegas Peter.
Menurutnya, investasi sangat diperlukan untuk memperkuat sistem kesehatan. Tujuannya agar bisa membantu mempersiapkan dampak kekurangan pangan.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.