Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paska Covid-19, Kekurangan Pangan Diprediksi Jadi Krisis Kesehatan Global Selanjutnya

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 08 Juni 2022 |15:49 WIB
Paska Covid-19, Kekurangan Pangan Diprediksi Jadi Krisis Kesehatan Global Selanjutnya
Ilustrasi (Foto: Freepik)
A
A
A

PANDEMI Covid-19 tampaknya bukan jadi ancaman terakhir yang memengaruhi kesehatan masyarakat global.

Seperti dilapor Reuters, Rabu (8/6/2022) ahli kesehatan global memperingatkan, kekurangan pangan yang semakin meningkat dari hari ke hari bisa menjadi ancaman kesehatan yang sama bagi dunia global, sama seperti pandemi Covid-19 saat ini.

Direktur eksekutif Global Fund to Fight Aids, Tuberculosis and Malaria, Peter Sands, menyebut kekurangan pangan masyarakat dunia dipicu berbagai faktor. Mulai dari kenaikan harga, hingga peperangan antar negara.

“Naiknya harga pangan dan energi yang mana sebagian dipicu oleh perang di Ukraina, dapat membunuh jutaan orang baik secara langsung maupun tidak langsung, kata Peter Sands saat diwawancara Reuters baru-baru ini.

Lebih lanjut Peter memaparkan kekurangan pangan yang bisa dialami masyarakat dunia di masa mendatang, bisa hadir dalam dua cara.

BACA JUGA:Terjangkit Covid-19, Warga Korut Disebut Banyak yang Demam

BACA JUGA:dr Lois Owien Meninggal Dunia Sakit Kanker Serviks, Terkenal karena Tak Percaya Covid-19

“Pertama ada tragedi orang yang benar-benar membuat orang-orang mati kelaparan. Kedua adalah fakta bahwa seringkali lebih banyak orang yang kekurangan gizi, dan itu membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit yang ada," jelasnya.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan pandemi, Peter menyebut dunia seharusnya tidak membuat kesalahan lama, kesalahan klasik yakni menganggap ancaman krisis yang bisa terjadi adalah seperti krisis kesehatan saat ini yaitu pandemi infeksi penyakit Covid-19 yang diestimasikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menelan sebanyak 15 juta korban jiwa.

"Ini (kekurangan pangan) tidak terdefinisi dengan baik seperti beberapa patogen baru yang muncul dengan gejala baru yang khas. Tapi kekurangan pangan bisa sama mematikannya," tegas Peter.

Menurutnya, investasi sangat diperlukan untuk memperkuat sistem kesehatan. Tujuannya agar bisa membantu mempersiapkan dampak kekurangan pangan.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement