Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ablasi Retina: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 03 Juni 2022 |16:12 WIB
Ablasi Retina: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Ablasi Retina (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Selain laser bisa melakukan perawatan retinopeksi pneumatik. Ini bekerja dengan baik untuk robekan yang kecil dan mudah ditutup.

Langkah perawatannya dengan menyuntikkan gelembung gas kecil ke dalam gel vitreous Anda. Ini menekan bagian atas retina Anda, menutup air mata. Anda harus memegang kepala Anda dalam posisi tertentu selama beberapa hari untuk menjaga gelembung di tempat yang tepat.

Selain itu, perawatan abrasi retina ini dengan menjahit pita silikon (gesper) di sekitar putih mata Anda (disebut sklera). Ini mendorongnya ke arah robekan atau pelepasan sampai sembuh. Pita ini tidak terlihat dan terpasang secara permanen.

Dan yang terakhir bisa cara vitrektomi. Operasi ini memperbaiki robekan besar atau detasemen. Dokter Anda menghilangkan gel vitreous dan menggantinya dengan gelembung gas atau minyak. Vitrektomi juga mungkin mengharuskan Anda untuk menahan kepala dalam satu posisi selama beberapa waktu.

Demikian informasi mengenai ablasi retina: penyebab, gejala, dan cara mengobatinya. (RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement