Sementara Sandiaga pun menegaskan bahwa Indonesia tidak memberikan insentif secara khusus untuk pengelola kapal pesiar, namun siap untuk memfasilitasi dalam rangka mengakselerasi kebutuhan yang terkait regulasi.
Adapun salah satu paket wisata yang ditawarkan nantinya juga akan berhenti di Bali Utara yang selama ini belum banyak tergarap optimal sisi pariwisatanya, di mana untuk Cruises Genting Dream akan memulai pelayaran pada Juli 2022 dan juga Desember 2022 dengan 1.700 kamar dari total kapasitas 3.500 kamar. Sementara untuk Royal Carribean Cruises mencapai 4.800 kamar akan melintasi Benoa dan Lombok.
“Harapan kita bisa ke Labuan Bajo dan beberapa destinasi unggulan bahari lainnya,” tutup Sandi.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.