Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengemis Sapu Lidi dan Mitos Jembatan Sewo Indramayu

Melati Septyana Pratiwi , Jurnalis-Selasa, 17 Mei 2022 |18:05 WIB
Pengemis Sapu Lidi dan Mitos Jembatan Sewo Indramayu
Jembatan Sewo Indramayu (dok ANTARA)
A
A
A

Tapi ada satu kisah lagi yang tak kalah fenomenal. Awal mula hadirnya pengemis sapu lidi dipercaya bermula dari kejadian pahit yang dialami kakak beradik bernama Saidah dan Saeni.

Menurut legenda yang beredar, Saidah dan Saeni rutin mengemis di Jembatan Sewo Indramayu demi kebutuhan hidup. Sebenanrya mereka bukan hanya menghabiskan waktu untuk mengemis, melainkan juga mengisi pentas seni tari Ronggeng.

Hingga pada suatu ketika, nyawa mereka pun berakhir di sekitar jembatan.

Warga percaya arwah Saedah maupun Sani masih bersemayam di sana. Alhasil, muncul lah ritual lempar uang sebagai bentuk 'saweran' kakak beradik itu.

Adapun kebiasaan warga mengemis pakai sapu lidi ini sebenarnya terbilang cukup berbahaya. Kendati demikian, 'tradisi' satu ini juga sulit dihilangkan. Pihak kepolisian setempat berusaha maklum dan tetap mengatur keamanan lalu lintas di tengah kehadiran pengemis sapu lidi. (nia)

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement