3. Swab tenggorokan dan hidung
Ya, swab tenggorokan dan hidung dilakukan juga pada pasien diduga hepatitis misterius. Menurut dr Syahril, ini penting untuk memastikan bahwa pasien tidak terinfeksi penyakit lain misalnya Covid-19.
"Dan data yang kami miliki, dari 18 pasien diduga hepatitis misterius, semuanya negatif Covid-19. Ini penting diketahui juga agar penilaian diagnosis tidak menjadi bias," ungkapnya.
4. Tes rektal atau dubur
Tes dubur pun dilakukan pada pasien diduga hepatitis misterius. Ini pun diperlukan untuk memastikan pasien tidak terinfeksi virus lain dilihat dari duburnya, termasuk di dalamnya penilaian warna feses yang menjadi salah satu gejala hepatitis misterius.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.