Menkes Budi menambahkan, bila jumlah kasus tertinggi terjadi di Inggris yang kemudian, disusul oleh Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat.
Dia juga menerangkan bila Indonesia, sudah melakukan pertemuan dan diskusi bersama CDC Amerika dan Inggris pada setelah satu hari lebaran kemarin.
Menkes Budi menjelaskan, kesimpulan masih sama yaitu belum dapat dipastikan secara 100 persen. Virus apa yang menjadi penyebab adanya Hepatitis akut misterius pada anak.
"Kami sendiri sudah melakukan koordinasi dan diskusi CDC Amerika dan CDCnya Inggris satu hari setelah lebaran. kami juga banyak mendapat informasi. Kesimpulannya memang belum dapat dipastikan virus apa yang 100 persen Hepatitis akut ini," jelasnya.
Menkes Budi menyatakan, ada 1 virus yang diduga kuat menjadi penyebab yaitu Adenovirus 41. Namun, ia juga menjelaskan bahwa banyak kasus Hepatitis juga tidak menemukan virus tersebut.