3. Portugal Legalkan Transaksi Narkoba
Narkoba merupakan jenis obat-obatan terlarang yang bisa merusak penggunanya. Bahkan jika ada yang kepergok menjual belikannya, maka hukuman penjara akan menantinya. Namun lain halnya di Portugal, pemerintahnya membiarkan warganya melakukan transaksi barang haram tersebut.
Akan tetapi perlu diingat, transaksi tersebut masih memiliki batasan jual beli, dan tidak untuk digunakan. Jika ada yang tertangkap menggunakan narkoba, maka polisi dan pemerintah akan mengirimnya ke tempat panti rehabilitasi. Sebab, angka kematian akibat overdosis narkoba menurun hingga 90 persen.
4. Iran Boleh Menjual Ginjal
Memperjual belikan organ tubuh, seperti ginjal merupakan salah satu tindakan kriminal yang dilarang oleh pemerintah maupun agama. Sementara di Iran, kegiatan tersebut dianggap biasa dan pemerintahnya memperbolehkannya.
Praktik jual beli ginjal di Iran, sudah mendapatkan hukum yang legal. Pada dinding-dinding di sejumlah bangunan di negara ini, mudah ditemukan poster promo orang yang sedang menawarkan ginjalnya. Kini, jumlah pendonor bahkan lebih banyak, mereka menanti ada yang membeli ginjal dengan harga bervariasi, yang tentunya tidak murah.
5. Spanyol Bolehkan Warganya Jalan-jalan Keadaan Telanjang
Lalu ada Spanyol yang membolehkan warganya jalan-jalan dalam keadaan telanjang. Terdengar aneh dan sangat tidak lazim, namun hal ini benar-benar terjadi. Bahkan, pemerintahnya tidak melarang sama sekali apabila ada warganya berpenampilan tanpa busana.
Misalnya di salah satu pantai di spanyol. Jika Anda berkunjung ke sana jangan heran, bila melihat sejumlah orang laki-laki dan perempuan dalam keadaan telanjang berkumpul bersama.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.