WISATA Perahu di Sungai Kalimas, Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu tujuan wisata warga pada saat libur Lebaran 2022 atau Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Obyek Wisata Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Rusdi Ismet di Surabaya, Kamis (5/5/2022), mengatakan, sejak Ramadan lalu, Wisata Perahu Kalimas menjadi incaran pengunjung di saat sore hari sembari menunggu waktu berbuka puasa.
BACA JUGA: 10 Tempat Wisata di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
"Rata-rata per hari pada Ramadan lalu jumlah kunjungan mencapai 100-125 orang di hari Senin - Jumat. Sedangkan di hari Sabtu-Minggu per hari bisa sampai 200-260 orang," kata dia.
Meski demikian, lanjut dia, kunjungan wisata perahu saat Ramadhan lalu tidak seramai di Hari Raya Idul Fitri kali ini. Pada Lebaran kedua atau tanggal 3 Mei 2022 mulai ada peningkatan, sekitar 230 per hari itu terbagi di setiap sesinya dari pukul 08.00 WIB-17.00 WIB,
"Jadi tidak numpuk di satu sesi saja," kata Rusdi.
Pada musim libur Lebaran kali ini juga, kata dia, ada penambahan kuota tiket Wisata Perahu Kalimas, yang sebelumnya per sesi hanya disediakan 48 tiket, maka per 29 April 2022 per sesi ada penambahan menjadi 120 tiket.
"Kemarin saja sudah ada 456 tiket yang di-booking. Jadi yang melakukan pembelian tiket daring 430 yang 26 pemesanan luring," ujar Rusdi.
Pemesanan tiketnya cukup mudah, warga bisa mengakses link laman http://tiketwisata.surabaya.go.id/, setelah dibuka pengunjung diminta untuk memilih tujuan wisata terlebih dahulu.
BACA JUGA: 10 Tempat Wisata di Bandung Selatan Paling Favorit
Pilihan tujuan wisata terdapat dua rute Perahu Kalimas, yang pertama Taman Prestasi-Taman Ekspresi-Taman Prestasi dan yang kedua Taman Prestasi-Monumen Kapal Selam (Monkasel)-Taman Prestasi.
Selanjutnya akan diarahkan untuk memilih tanggal, lalu jam kunjungan yang terdiri dari 15 sesi, mulai dari pukul 08.00 WIB-19.00 WIB.
"Setiap perahu, per sesi bisa mengangkut 10-12 orang, sedangkan total perahunya ada tujuh unit, kami gunakan secara bergilir setiap sesi. Misal satu kami istirahatkan kemudian dibersihkan, sisanya lagi kami operasikan," ujar dia.