Sebelumnya, pada Maret lalu, Moderna melakukan penelitian terhadap ibu menyusui. Semua wanita yang menerima kedua dosis vaksin Pfizer/BioNTech, Moderna atau AstraZeneca memiliki antibodi IgG, dibandingkan dengan hanya 28 persen wanita yang menerima suntikan J&J.
“Vaksin Covid-19 berbasis mRNA adalah pilihan optimal bagi ibu menyusui ketika ingin mentransfer antibodi ASI ke bayinya,” para peneliti menyimpulkan, dilansir Channel News Asia, Kamis (21/4/2022).
Para wanita telah menerima vaksin mRNA atau vaksin berbasis vektor dari Johnson & Johnson atau AstraZeneca. Kemudian, peneliti mengukur dua jenis antibodi dalam sampel susu antibodi IgA dan antibodi IgG, kedua bagian berperan dalam melindungi bayi yang disusui.
BACA JUGA:Program Sejuta Vaksinasi Booster Lampaui Target, Kapolri Berharap Mudik 2022 Sehat dan Nyaman
Sekadar informasi, awal tahun ini, Badan Pengawas Obat & Makanan AS mengizinkan dosis ketiga vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak usia 12 hingga 15 tahun, dan bagi berusia lima hingga 11 tahun yang kekebalannya terganggu.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.