Selain itu, lanjut dia, wisatawan juga bisa mendapat informasi untuk menyampaikan keluhan apabila merasa dirugikan dengan pelayanan jasa pariwisata.
“Selain brosur dan buku panduan berisi informasi pariwisata, juga ada brosur lain yang disiapkan bekerja sama dengan instansi terkait seperti pemadam kebakaran yang akan menginformasikan hotline atau telepon darurat yang bisa dihubungi,” katanya.
Ia berharap, dengan keberadaan TIS maka wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta akan mendapatkan informasi dan pelayanan terbaik sehingga bisa menikmati waktu libur mereka di Yogyakarta dengan nyaman.
(Rizka Diputra)