"Individu yang divaksinasi dengan dua dosis vaksin virus utuh yang tidak aktif diamati memiliki perlindungan yang lebih rendah terhadap infeksi Covid-19 dibandingkan dengan mereka yang divaksinasi dengan vaksin mRNA,” kata penelitian dilansir Channel News Asia, Kamis (14/4/2022).
Perlu diketahui, penyakit parah didefinisikan sebagai mereka yang membutuhkan suplementasi oksigen di rumah sakit, masuk unit perawatan intensif (ICU) atau kematian.
BACA JUGA:71% Anak di Sumut Sudah Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua
Sedangkan angka terendah pada jenis vaksin Moderna ditemukan kurang dari setengah (0,42) kali lebih mungkin mengembangkan Covid-19 yang parah. Kemudian vaksin Pfizer-BioNTech, dan mereka juga lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.