KALANGAN selebritas Rusia melakukan aksi yang membuat viral. Jika biasanya tas dari brand Chanel dirawat sedemikian rupa lantaran memiliki harga selangit, mereka justru rela merusaknya dengan cara digunting.
Rupanya para selebriti di negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin itu kecewa atas keputusan Chanel.
Baca juga: Buka Fesyen Show Chanel, Cucu Aktris Grace Kelly Naik Kuda di Atas Catwalk
Melansir TikTok @news.com.au, Chanel dikabarkan meminta para wanita yang berbelanja produk brand itu di luar negeri untuk menandatangani perjanjian. Mereka diminta tidak mengenakan produk Chanel ketika berada di dalam Rusia.
Salah satu influencer yang melakukan aksi gunting tas mewah ini adalah Victoria Bonya. Menurut dia, Chanel benar-benar tidak menghargai para pembeli.
Baca juga: Terinspirasi dari Parfum No. 22 Chanel Luncurkan Tas Tangan 22
"Belum pernah melihat merek apa pun yang bertindak begitu tidak sopan terhadap klien mereka," kata Victoria, dikutip dari unggahan akun Instagram-nya, Sabtu (9/4/2022).
Bersamaan dengan ujaran kecewa itu, Victoria tampak memegang sebuah clutch bag Chanel berwarna hitam dan mengguntingnya begitu saja.
Tidak hanya Victoria, seorang aktris sekaligus presenter televisi asli Rusia, Marina Ermoshkina juga menyuarakan kekesalannya terhadap Chanel. Ia menganggap Rusia lebih penting dibandingkan tas mewah Chanel yang dimiliki.
"Jika memiliki Chanel berarti menjual tanah air saya, maka saya tidak perlu Chanel," katanya.
Baca juga: Chanel Beli Ladang Bunga Melati 10 Hektare demi Parfum Ikonik No. 5
Sama seperti Victoria, Marina juga menggunting tas Chanel Le Boy berwarna abu-abu. Bukan dengan gunting biasa, melainkan gunting rumput.
Menurut akun @news.com.au, brand asal Prancis itu telah mengonfirmasi kebijakan barunya. Pihak Chanel menyatakan terpaksa menerapkan aturan tersebut karena ada sanksi Uni Eropa dan Swiss terhadap barang-barang mewah yakni melarang penjualan barang bermerek kepada masyarakat atau entitas Rusia mana pun.
Baca juga: Chanel Tampilkan Koleksi Chic di Golden Globe Awards
Sekadar diketahui, imbas serangan Rusia ke Ukraina memang berpengaruh terhadap penjualan berbagai brand ternama di Rusia. Mulai Gucci, Hermes, Chanel, hingga Dior pun menutup toko mereka sejak di negara itu sejak awal Maret 2022.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.