Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekilas Masjid Po Teumeureuhom Menyimpan Sejarah Raja Iskandar Muda

Jamal Pangwa , Jurnalis-Kamis, 07 April 2022 |08:08 WIB
Sekilas Masjid Po Teumeureuhom Menyimpan Sejarah Raja Iskandar Muda
Masjid Po Teumeureuhom di Aceh (dok iNews/Jamal)
A
A
A

MASJID Po Teumeureuhom merupakan salah satu masjid tertua di Aceh. Masjid ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi bagi masyarakat Tanah Rencong, terutama di masa Kerajaan Iskandar Muda.

Masjid Raya Labui yang terletak di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, salah satu peninggalan sejarahnya adalah mimbar dengan ukiran berusia ratusan tahun hasil karya perajin Cina sekitar tahun 1612 M.

Namun dengan sering berjalannya waktu, pengurus Masjid Raya Labui terus mempercantik mimbar tersebut dengan cara melapisi cat warna emas. Mimbar itu pun selalu nampak baru bagi siapa yang melihatnya. Usia mimbar di masjid ini telah mencapai ratusan tahun. Mimbar itu diletakkan di dalam masjid, sejak awal dibangunnya Masjid Raya Labui oleh Po Teumeureuhom kala itu.

infografis

BACA JUGA:Destinasi Wisata Diprediksi Ramai saat Libur Lebaran 2022, Hati-Hati Penularan Covid-19

Menurut sejarah di kalangan masyarakat, Masjid Raya Labui ini awalnya bernama Masjid Raya Po Teumeureuhom. Bangunan pertama terbuat dari kayu beratap rumbia, kemudian dindingnya terbuat dari batu bercampur kapur.

Kala itu Po Teumeureuhom merupakan Sultan Iskandar Muda yang berkuasa pada 1607-1636. Dia bersama bersama masyarakat membangun masjid tersebut secara bergotong-royong. Dikisahkan bahwa kala itu masyarakat bersedia berdiri sekitar 30 kilometer untuk mengangkut batu secara estafet dari Kecamatan Muara Tiga ke Labui.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement