Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Kirab Nyandran Sambut Ramadan, Dilakukan Warga di Pekalongan

Suryono Sukarno , Jurnalis-Senin, 28 Maret 2022 |09:01 WIB
Mengenal Kirab Nyandran Sambut Ramadan, Dilakukan Warga di Pekalongan
Tradisi Nyadran (dok iNews/Suryono)
A
A
A

WARGA Desa Watupayung, Kesesi, Kabupaten Pekalongan menggelar tradisi nyadran guna menyambut datangnya Ramadan.

Tradisi diisi dengan kirab nasi tumpeng dan diakhiri doa bersama untuk keselamatan serta kesejahteraan warga.

Setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi Covid-19, tradisi kirab nyadran nasi kuning dan hasil bumi kembali digelar oleh warga.

infografis

BACA JUGA:Festival Mojotirto, Menghidupkan Lagi Permainan Tradisional yang Tergerus Zaman

Mereka menyusuri jalan Desa Watupayung sepanjang 3 kilometer.

Sepanjang perjalanan, panitia juga membagikan masker kepada peserta dan penonton agar tetap menaati protokol kesehatan.

Warga membawa nasi untuk didoakan pada saat kirab berakhir.

Kirab nyadran merupakan tradisi turun temurun masyarakat dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Kirab diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin sesepuh desa di area kompleks Lumpang Watupayung.

“Kirab nyadran juga sebagai rasa syukur kepada Tuhan,” kata Kepala Desa Watupayung, Zaeni.

Kirab nyadran diakhiri dengan pembagian nasi kuning kepada masyarakat desa. Rencananya, tradisi ini akan terus digelar setiap tahun meskipun peserta masih dibatasi karena situasi pandemi.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement