“Sebetulnya yang jadi target, akhir April ini bagaimana vaksinasi primer bisa capai 70 persen populasi. Ini yang sedang kita dorong, jadi masyarakat diharapkan tak perlu menunggu-nunggu jenis vaksin tertentu. Apa pun vaksin yang ada, kita dapatkan untuk vaksinasi primer. Ini yang jadi fokus dan prioritas kita,” tegasnya.
Pasalnya, dengan semakin cepat target vaksinasi primer terpenuhi. Maka kekebalan kelompok (herd immunity) pandemi di masyarakat sebagai salah satu komponen penting pengendalian pandemi, diharapkan bisa lebih cepat terbentuk.
BACA JUGA:Aturan Mudik Ramadan dan Idul Fitri, Kemenkes Tetap Gunakan PPKM Jadi Indikator
“Dengan mempercepat vaksinasi primer, harapannya herd immunity bisa kita percepat. Jadi untuk pertimbangan vaksin booster ini, kita lihat seberapa besar eskalasi laju penularannya, yang mungkin pilihan untuk kebijakan ini perlu atau tidak,” pungkas dr. Nadia
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.