DI tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, orang dengan risiko tinggi TBC perlu ketahanan imunitas tubuh ekstra. Sebab, individu tersebut bisa mengalami infeksi Covid-19 sekaligus TBC dalam satu waktu.
Parahnya, ketika dua penyakit itu menyerang tubuh bersamaan, risiko kematian menjadi lebih tinggi. Karena itu, proteksi diri menjadi sangat penting bagi kelompok orang seperti ini.

"Kalau ditanya apakah seseorang bisa terinfeksi Covid-19 bersamaan dengan sakit TBC, ya, bisa banget. Kalau sudah terjadi, gejala yang dialami bisa sangat berat," papar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Didik Budijanto, dalam Webinar Kemenkes Hari TBC Sedunia, Selasa (22/3/2022).
Terlebih, sambung Didik, kedua penyakit tersebut sama-sama mengincar saluran dan organ pernapasan. Jadi, kalau keduanya datang bersamaan menginfeksi tubuh, risiko kematian pun akan meningkat.
"Kalau pasien TBC terinfeksi Covid-19, atau sedang terinfeksi Covid-19 lalu terpapar TBC, itu berat banget penyakitnya dan bisa sebabkan kematian," terangnya.
Meski begitu, penyakit tersebut bisa dicegah ataupun diobati. Tentunya, obat yang dipakai berbeda sekalipun keduanya menyerang saluran dan organ pernapasan.